Selasa, 04 Desember 2012

Samsung Mini Projector EAD-R10: projector mini khusus untuk ponsel seri Galaxy



Ponsel Samsung Galaxy Beam memang sebuah ponsel yang punya proyektor di dalamnya, pertanyaannya, apakah kita selalu membutuhkan proyektor tersebut?

Samsung Mini Projector EAD-R10 adalah sebuah mini proyektor (pico projector) yang dibuat khusus untuk menemani ponsel seri Galaxy pada saat melakukan presentasi atau sekedar nonton video.







Dengan bentuk dan disain yang menurut kami sangat keren dibandingkan proyektor kecil yang pernah ada, kita bisa menyambungkan proyektor ini ke ponsel dengan koneksi MHL (Mobile High-definition Link) yang merupakan koneksi baru di dunia ponsel.

Selain ke ponsel, tentu saja EAD-R10 ini juga bisa disambungkan ke notebook dengan koneksi HDMI.

Disain dan fungsinya memang sangat keren tetapi sayangnya yang namanya proyektor kecil yang menggunakan pico projector memang belum terlalu nyaman untuk digunakan di ruangan yang terang karena tingkat brightness yang dihasilkan hanya 20 ANSI dan resolusinya sendiri sebatas 640x360px.

Samsung Mini Projector EAD-R10 sudah mulai dijual di Korea Selatan sana dengan harga di kisaran US$ 227 (sekitar Rp. 2 jutaan).















SOURCE

TEKNOLOGI TERCANGGIH

1. Cermin dengan Layar Sentuh


Cermin dengan Layar Sentuh
Saat ini begitu banyak tersedia produk dengan konsep layar sentuh (Touchscreen), namun untuk produk Cybertecture Mirror yang satu ini benar-benar mengagumkan. Sebuah perusahaan yang berpusat di Hong Kong memperkenalkan produk cermin revolusioner yang memiliki tampilan program aplikasi digital dan dilengkapi dengan speaker stereo, WiFi, IP41 waterproofing, dan beragam lainnya.

Cybertecture Mirror dapat digunakan dalam mode aktif atau pasif dan dapat dikendalikan melalui remote control dan / atau smartphone.

Cermin ajaib seharga HKD 60.000 ($ 7.733) ini benar-benar bagaikan seorang asisten pribadi. Ia dapat memberikan informasi penting, memantau kesehatan Anda melalui sebuah pad sensor, dan bahkan memiliki kemampuan untuk berkomunikasi dengan komputer dan ponsel. Sangat cocok untuk digunakan di kantor, rumah dan lingkungan publik (hotel, rumah sakit, dll).
2. HP Termurah Di Dunia, Tidak Memiliki Layar

HP Termurah Di Dunia, Tidak Memiliki Layar
Ternyata, ada juga yang akhirnya merilis HP termurah di dunia, yang rupanya setelah dilihat tidak memiliki layar. menakjubkan, bukan?

Dengan Hop 1800, dunia itu sekarang telepon termurah sebesar $ 10 ... tidak, tunggu, $ 5,00
Penemu telah menyajikan dunia telepon termurah. Dan tidak hanya tersedia di Amerika Serikat - tetapi juga di seluruh dunia. Jika anda bisa mendapatkan satu, tolong jangan tertipu. Jangan menghabiskan lebih dari $ 10.00 sampai membeli Ponsel yang begitu mahal.

Hop-On The 1800 dilengkapi dengan spesifikasi sebagai berikut ::
Ukuran: 96.6mm (D) x41.6mm (W) x14mm (H)
Berat: 77g
Bands: Dual-band 850/1900MHz atau 900/1800MHz
Baterai: Standar Li-Ion 600mAh
Battery Life: Talk time 4 jam, waktu siaga 150 jam
Ringer: Polyphonic (16 Midi)
Embedded Vibration: Ya
SIM Lock: Yes
Keypad Lock: Yes
Fitur lain: Tidak layar, sentuhan tombol dengan tanda Braile

3. Kacamata Masa Depan Google

Kacamata Masa Depan Google
Perangkat Google Project Glass yang ditunjukkan di konferensi Google I/O 2012 pada Rabu (27/6/2012) menayangkan informasi persis di depan mata pengguna. Pemakainya juga dapat mengambil foto secara instan.

Namun, bagaimana jika penggunanya ingin beraktivitas sambil tetap memakai perangkat tersebut?

Sergey Brin, salah satu pendiri Google, optimistis bahwa Project Glass pada akhirnya akan menjadi lebih praktis ketimbang perangkat konvensional seperti smartphone. "Soalnya, pengguna perlu memegang (smartphone) dengan tangan dan melihatnya secara langsung. Ini tidak terjadi pada Project Glass," ujar Brin, seperti dikutip oleh All Things Digital.

Project Glass, menurut Brin, membebaskan pengguna dari kerepotan memakai ponsel. "Anda tak perlu lagi merogoh kantong hanya untuk melihat e-mail atau mengambil foto".

Perangkat ini memang dirancang Google untuk melakukan aktivitas-aktivitas sederhana dengan cepat, bukan hal-hal yang lebih rumit seperti browsing internet.

Lebih lanjut, Brin mengatakan, Project Glass nantinya akan menjadi sesuatu yang diterima secara luas oleh masyarakat. "Sekarang memakai kacamata seperti ini memang masih terlihat aneh. Namun dalam waktu tiga atau empat tahun ke depan, yang sebaliknya akan berlaku."

Desainer Project Glass, Isabelle Olsson, mengatakan, dalam hal interaksi dengan orang lain, Project Glass tidak akan menghalangi pengguna. "Yang penting, pemakai masih bisa memandang mata orang lain," ujarnya.

Project Glass, lanjutnya, dirancang untuk memudahkan pengguna berinteraksi dengan dunia virtual tanpa mengalihkan perhatian dari dunia nyata. "Jadinya, dekat dengan Anda, tetapi tidak menghalangi," ujarnya.

Menurut Olsson, dengan bobot yang lebih ringan dari kebanyakan kacamata hitam, Project Glass bisa dipakai dengan nyaman oleh pengguna.

Bagaimana jika pengguna memakai Project Glass sambil mengemudikan kendaraan? Menurut Brin, data penelitian Google sejauh ini meyimpulkan bahwa perangkat tersebut aman untuk dipakai ketika mengemudi. Karena menampilkan gambar yang tampak jauh, mata pengemudi tak mengalami peralihan fokus ketika berpindah dari pandangan di jalan ke tampilan di Project Glass.

Nantinya, Project Glass akan dibanderol lebih murah dari versi "Explorer Edition" berharga 1.500 dollar AS yang dijual kepada para pengembang aplikasi.

Harga akhir untuk konsumen belum ditetapkan, tetapi Brin menegaskan bahwa pihaknya akan lebih mengutamakan kualitas pengalaman pengguna ketimbang harga murah.

4. Sepeda Motor Bertenaga Udara

Sepeda Motor Bertenaga Udara
Ada gebrakan baru dari Australia dilakukan Dean Benstead, mahasiswa dari Royal Melbourne Institute of Technology (RMIT) jurusan desain industri. Dia berhasil menciptakan sepeda motor yang bergerak menggunakan tenaga udara bertekanan tinggi (compressed air) yang dinami "02 Pursuit". Selain ramah lingkungan, sepeda motor ini menawarkan bahan bakar alternatif sebagai pengganti bensin.

Dari tampilan, motor ini terlihat ramping tanpa sebonggol mesin yang biasa "nangkring" di bawah sasis. Desainnya bergaya SuperMoto tapi lebih sederhana dengan satu jok dan suspensi tunggal di belakang.

Pemakaian velg jari-jari dan ban bertapak lebar membuat tampilannya lebih gahar. Bahan dasar Pursuit diambil dari sepeda motor 250 cc. Gear penggerak dicomot dari Yamaha WR240F yang terintegrasi pada mesin udara (Engineair) DiPietro sebagai jantung pacu. Dengan mesin unik ini, sepeda motor bisa dikebut sampai 100 kph dan kemampuannya, kata Benstead masih bisa ditingkatkan lagi seiring finalisasi penelitian yang masih terus digarap.

"Prototipe selanjutnya akan mengubah total gayanya, menggunakan material berbeda, salah satunya mengganti sasis tabung baja yang dipakai sekarang ini. Mungkin pakai bahan aluminium atau bahkan titanium supaya lebih ringan," jelas Benstead.


5. Kaca Pintar Sebagai Layar Sentuh Interaktif

Kaca Pintar Sebagai Layar Sentuh Interaktif
Jika anak-anak Anda yang duduk di jok belakang suka mencorat-coret kaca samping (pintu), jangan marah! Itulah cara mereka melawan kebosanan. Kondisi tersebut kini menjadi ilham bagi ilmuwan untuk menciptakan kaca samping belakang mobil menjadi layar sentuh interaktif atau bisa juga disebut kaca pintar (smart glass).

Menurut para ilmuwan dari General Motors, (GM), penumpang yang duduk di jok belakang, tidak mendapatkan hiburan seperti pengemudi atau penumpang depan. Akibatnya, mereka mudah bosan, khususnya anak-anak. Selama ini, untuk mengatasi hal tersebut parfa orang tua menyediakan DVD player dan Game Boys.

Ternyata, hal tersebut membuat mereka semakin jauh dari dunia yang ada di luar mobil. Sementara itu, pengemudi dan penumpang depan, kini semakin dimanjakan dengan berbagai perlengkapan hiburan dan infotainment interaktif.

Untuk mengurangi rasa bosan penumpang belakang atau membuat anak-anak kreatif selama perjalanan, divisi Riset dan Pengembangan GM menatang periset dan mahasiswa Future Lab di Bezalel Academy of Art and Design, Israel. Tugas mereka, membuat konsep, yaitu cara baru penumpang belakang - khususnya anak-anak - memperoleh pengalaman yang makin kaya saat berada di dalam mobil.

Para periset dan mahasiswa diminta mengubah kaca pintu mobil menjadi peraga interaktif. Dengan cara ini bisa meningkatkan kepedulian dan menjaga keinginan mereka yang lebih kuat untuk terus berhubungan dengan dunia di luar kendaraan yang ditumpanginya.

“Peraga interaktif pada mobil saat ini, umumnya dirancang untuk pengemudi dan penumpang depan. Kini kami melihat peluang, membuat teknologi koneksi (interface) yang dirancang khusus untuk penumpang belakang,” kata Tom Seder, manajer laboratorium R&D GM untuk hubungan manusia-mesin.

“Kaca pintu yang canggih dapat merespon kecepatan mobil dan memberi tahu lokasi keberadaan kendaraan. Dengan adanya koneksi interaktif, penumpang belakang bisa terhibur dan belajar,” tambah Seder.

Kaca sentuh tersebut diberi nama “smart glass”, berupa kaca bermuatan listrik yang dapat membedakan kondisi kejernihan dan transparansi serta memproyeksikan gambar.
Smart glass kini semakin banyak digunakan pada arsitek dan aplikasi peraga. Teknologi ini juga bisa dilihat pada film Mission Impossible: Gosh Protocol.
6. Mobil Ber-Roda 6 Pertama Di Dunia

Mobil Ber-Roda 6 Pertama Di Dunia
Selama 32 tahun tim Covini Engineering mengembangkan riset mengenai mobil sport beroda 6 yang nyaman digunakan.

Six-wheeled C6W adalah mobil modifikasi yang diambil dari mesin Audi 4.2 liter yang punya 433 bhp dengan kecepatan maksimum 297 km/ jam dan yang paling utama, mobil ini punya 6 roda dimana 4 roda terdapat di bagian depan.

Penggunaan 6 buah roda dimana 4 buah roda diletakkan di bagian depan untuk membuat mobil ini lebih stabil pada saat tikungan, mantap di jalan raya dan pengereman.


7. Sepatu Bermata Dua Bagi Tuna Netra

Sepatu Bermata Dua Bagi Tuna Netra
Penderita tuna netra mengalami kesulitan ketika hendak berjalan. Mereka harus tergantung pada tongkat. Nah, bagaimana agar mereka tak tergantung dengan alat bantu tersebut?

Muhammad Luqman dan Faishal Fuad Rahman dari SMA Negeri 2 Yogyakarta menciptakan "Sepatu Bermata Dua", sepatu yang dilengkapi dengan perangkat robotik untuk mengatasi masalah tersebut, menghapus ketergantungan penderita tuna netra pada tongkat.

Perangkat robotik yang digunakan adalah jenis line follower. Perangkat ini disematkan pada sepatu penderita tuna netra. Sebagai sumber daya, dipakai baterai ponsel. Sementara, pada bagian bawah sepatu terdapat sensor yang dapat mendeteksi warna.

"Pada dasarnya sepatu ini bekerja dengan mendeteksi warna," kata Luqman. Untuk mendukung kinerja perangkat ini, penyedia fasilitas gedung atau trotoar tinggal mendesain ubin dengan warna hitam dan putih, dengan warna hitam sebagai jalur bagi penderita tuna netra. Warna hitam bisa juga diganti dengan warna gelap lainnya.

"Dengan sepatu ini, penderita tuna netra tinggal berjalan tanpa perlu tongkat. Sewaktu-waktu pengguna keluar dari jalur, maka sepatu akan berbunyi, jadi penderita bisa kembali ke jalurnya," kata Luqman saat ditemui dalam pameran karya finalis National Young Invovation Award yang diadakan LIPI minggu lalu.

Menurut Luqman, perangkat robotik didesain bisa dipasang dan dilepas sehingga penderita tuna netra bisa berganti sepatu. Ke depannya, Luqman dan Faishal berencana untuk merancang perangkat menjadi lebih ringkas sehingga tidak menyulitkan penderita tuna netra. "Akan bagus kalau ada vendor yang mau bekerja sama," cetus empunya.


8. Masker Tidur yang Bisa Memilih Mimpi

Masker Tidur yang Bisa Memilih Mimpi
Nama masker ini adalah Remee, bentuknya seperti masker tidur biasa. Remee merupakan perangkat peningkat REM (rapid eye movement) yang bisa membantu penggunanya mengarahkan mimpinya sesuai pilihannya, mulai dari terbang hingga mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Remee merupakan buah pikiran Duncan Frazier dan Steve McGuigan yang mendirikan perusahaan Bitbanger Labs.
Proses kerjanya, saat dalam posisi REM, maka alat ini bekerja masuk alam mimpi dengan cara kilatan cahaya. Remee akan terus menunggu setidaknya sampai 2 jam saat kita benar-benar sudah dalam posisi REM yang dalam.

Uniknya, kita bisa menyadari kalau sedang bermimpi dan memutuskan apakah tetap melanjutkan atau berpindah ke sesi mimpi yang berbeda.
Frazier dan McGuigan mendapat dana dari situs kickstarter dengan target mendapat dana US$35 ribu (Rp326,7 juta). Pada pekan ini, ada lebih dari 6.550 orang menyumbang dan terkumpul US$572.891 (Rp5,3 miliar) untuk mendanai Remee.

Alat ini dijual seharga US$95 (Rp886 ribu) dan kini telah mendapat tujuh ribu pesanan dan kebanyakan berasal dari Australia, Italia dan Spanyol.

Printer All-in-One dari HP yang juga berfungsi sebagai Wi-Fi Hotspot



Printer jenis AIO (All in One) bisa cetak, fax, scan dan fotocopy tetapi dengan adanya printer HP Hotspot LaserJet Pro M1218nfs MFP maka fungsi sebuah printer AIO akan bertambah satu.

Sesuai namanya dengan tambahan HotSpot maka printer HP yang satu ini punya built-in wireless Internet hotspot untuk digunakan berbagi koneksi Wi-Fi.

Wi-Fi Hotspot yang ada bisa digunakan sampai 8 pengguna sekaligus di saat bersamaan dan tentu saja kita tetap bisa menikmati wireless print dengan koneksi Wi-Fi yang ada (cetak dari notebook, ponsel atau tablet tanpa kabel).
Penting engga penting mengingat sebuah Access Point juga sekarang sudah murah tetapi memang namanya printer AIO biasanya ditujukan kepada usaha kecil atau SOHO (Small Office Home Office) yang juga biasanya punya tempat terbatas maka bisa menghilang sebuah access point mungkin bisa membuat ruangan sedikit lega.

HP Hotspot LaserJet Pro M1218nfs MFP akan dijual di kisaran US$ 330, mahal juga untuk sebuah Printer AIO.

SOURCE

Senin, 03 Desember 2012

Poseidon Undersea Resorts: satu lagi hotel di bawah laut



Coba bayangkan, enak engga kalau punya kamar hotel seperti itu?

Inilah disain dan konsep dari Poseidon Undersea Resorts yang katanya akan jadi 2 tahun ke depan (kalau jadi loh).





Poseidon Undersea Resorts terletak di Pulau Fiji dan kamar anda akan berada di kedalaman 12 m.

Hotel bawah laut ini akan punya 24 kamer suite dengan luas sekitar 50 m2 serta dilengkapi dengan berbagai macam fasilitas mulai dari spa, kapel pernikahan dan bioskop.

Lihat saja dulu fotonya dan kalau berminal, nabung dulu saja karena untuk menginap disini akan dikenakan biaya US$ 30.000 per minggu atau sehari sekitar Rp. 40 jutaan.

Oh iya, ini sih bukan yang pertama, coba lihat beberapa hotel bawah laut yang pernah kami bahas disini.
































SOURCE

Toshiba mengumumkan sensor gambar 13,1 MP yang bisa menghasilkan kualitas foto terbaik di ponsel atau tablet



Toshiba America Electronic Components, Inc. (TAEC) mengumumkan sebuah prosesor gambar CMOS (CMOS image sensor) dengan resolusi 13 MP yang menjanjikan kualitas foto terbaik terutama dalam hal foto kondisi kurang cahaya.

Masalah tingginya "noise" pada sebuah foto terutama bila diambil di kondisi kurang cahaya memang masih menjadi hal penting dan disinilah TAEC menjanjikan bahwa "noise" bisa berkurang jauh dengan sensor gambar terbaru mereka (model TK437).

Teknologi yang digunakan adalah gabungan antara BSI (back side illumination) yang sudah banyak digunakan dan CNR (color noise reduction) yang menghasilkan ukuran sensor hanya 8,5 x 8,5 mm.

Saatnya kita menunggu apakah benar sensor terbaru ini mampu membuat hati kita senang karena mampu menghasilkan foto terbaik di kondisi kurang cahaya.


SOURCE

StickNFind, stiker Bluetooth bagi si pelupa



StickNFind adalah sebuah sticker kecil berbentuk bulat dengan teknologi Bluetooth 4.0 yang berfungsi untuk ditempelkan ke sebuah benda yang nantinya bisa kita cari dengan bantuan ponsel apabila benda tersebut hilang atau lupa taruh dimana (jangkauan sekitar 30 m).

Bukan hal baru tetapi StickNFind punya banyak kelebihan dibandingkan yang lain, selain ukurannya yang kecil yaitu diameter 2,4 cm, Bluetooth 4.0 yang digunakan membuat alat ini bisa digunakan sampai 1 tahun sebelum baterainya harus diganti.




Aplikasi yang ada (iOS dan Android) bisa memperlihatkan lokasi sesungguhnya dan juga kita bisa mengatur aplikasi agar memberi peringatan apabila benda yang ditempel StickNFind menjauh dari kita.

Lumayan penting, ini berarti anda bisa pasang di anak anda sehingga kalau dia bermain terlalu jauh maka ponsel akan berbunyi.

Selain itu, melalui aplikasi kita bisa melihat semua posisi benda yang ditempel StickNFind.

Saat ini StickNFind masih mengumpulkan dana dan kalau sudah terkumpul, StickNFind akan dijual di kisaran US$ 35 untuk 2 buah sticker.




SOURCE

Staples Easy 3D: layanan cetak 3D di toko Staples








Memang mungkin masih sangat lama untuk bisa mencetak sesuatu dengan printer 3D di depan rumah dengan adanya pedagang kaki lima yang menerima layanan cetak 3D tetapi kalau tinggal di Belanda atau Belgia sana, sebentar lagi bisa cetak 3D di toko stationary terdekat. Staples, salah satu toko stationary terkenal di luar sana akan menghadirkan jasa cetak 3D di cabang Staples yang ada di Belanda dan Belgia sekitar pertengahan tahun 2013 nanti.

Layanan yang akan disebut dengan "Staples Easy 3D" membuat kita bisa mengupload disain ke website mereka kemudian kita bisa ambil hasil cetakannya di toko mereka atau bisa juga menyuruh mereka untuk mengirimnya ke rumah. Teknologi yang digunakan agak berbeda, bila biasanya printer 3D menggunakan bahan plastik maka di printer 3D yang merupakan buatan Mcor Technologies menggunakan bahan kertas yang kemudian di-lem.

Bahan kertas yang dilem ini diklaim bisa menghasilkan hasil cetakan yang lebih presisi dan bisa diberi warna, yang masalah pemberian warna ini merupakan kelebihan terbaik yang pernah ada di printer 3D karena biasanya printer 3D hanya bisa menghasilkan satu warna saja.

SOURCE